Skip to content
Digital Marketing Properti » Panduan Digital Marketing » Landing Page Properti, Apa Itu Dan Manfaatnya Untuk Penjualan Properti

Landing Page Properti, Apa Itu Dan Manfaatnya Untuk Penjualan Properti

Contoh landing page properti
Contoh Tampilan Landing Page Properti

Landing Page Properti atau dalam bahasa indonesianya bisa di sebut sebagai halaman landas, adalah website yang terdiri dari satu halaman yang hanya fokus menampilkan dan menawarkan produk yang kita jual.

Dalam prakteknya Landing page ini sering di gunakan oleh para pemilik toko online untuk menjual produk mereka. namun seiring berjalannya waktu ternyata landing page juga bisa di gunakan tidak hanya untuk menjual produk2 yang berharga “ratusan ribu”.

Tapi bisa juga di gunakan untuk mempromosikan produk bernilai ratusan juta hingga milyaran seperti properti.

Landing page boleh di bilang masih termasuk dalam komponen website, namun berbeda dengan website yang memiliki tampilan dengan begitu banyak menu dan pilihan, landing page hanya terdiri dari 1 halaman tanpa banyak memiliki menu dan pilihan.

Pada artikel ini kita akan bahas perbedaan antara website dan landing page, serta pengaruh dan perbedaannya untuk penjualan properti,

Sebagai gambaran di bawah adalah salah satu contoh tampilan website :

Contoh Tampilan Website
Contoh Tampilan website

(Klik pada gambar atau tulisan ini untuk melihat tampilan website)

Dan ini adalah contoh tampilan landing page untuk properti

Contoh Landing Page Properti

(Klik Pada gambar atau tulisan ini untuk melihat contoh landing page properti)

Sudah bisa melihat perbedaan antara tampilan website dengan landing page?

Berbeda dengan website yang tampilannya terdiri dari banyak menu dan memiliki banyak link atau tautan untuk di klik, sehingga besar kemungkinan pengunjung website bisa terdistraki (teralihkan) tidak hanya terfokus ke 1 konten tapi bisa juga menjelajah ke konten lainnya melalui menu yang tersedia.

Tampilan landing page hanya fokus pada 1 penawaran dan tidak terlalu banyak pilihan link untuk di klik, Satu-satunya link atau tautan yang bisa di klik pada landing page adalah tombol aksi, yang biasanya akan terhubung langsung dengan kontak whatsapp yang membuat iklan.

sehingga Tujuannya tidak lain dan tidak bukan agar pengunjung hanya fokus dengan apa yang kita tawarkan dengan harapan penawaran kita menghasilkan penjualan sebagaimana target yang kita inginkan.

Di era digital saat ini dimana memiliki gawai yang canggih dan mudah digunakan untuk membuka internet. saat ini kita bisa mengakses informasi dimanapun dan kapanpun, tidak harus seperti dulu yang hanya bisa di wakt-waktu tertentu.

Mengkonsumsi Kabar terbaru saat ini tidak harus menunggu koran di pagi hari atau menunggu berita tv di siang hari, Seiring dengan semakin murahnya perangkat canggih ini yang dengan mudah bisa di beli dan di miliki oleh semua orang.

Bayangkan hampir semua orang memiliki gadget, dan hampir semua orang mempunyai akun sosial media di gawainya, sungguh sayang sekali bukan kalau kita tidak memanfaatkan digital marketing, untuk memanfaatkannya sebagai salah satu cara mempromosikan properti kita?

Beriklan di sosial media tanpa menggunakan Landing Page properti, boleh dibilang seperti memasak sayur tanpa bumbu penyedap “Hambar”, selain penawaran kita terlihat menjadi kurang meyakinkan di mata calon konsumen, dengan memiliki website kita bisa melakukan “retargetting”, atau melakukan iklan berulang kali kepada mereka yang pernah mengunjungi website kita.

Faktanya hanya kurang dari 3% pengunjung website yang langsung melakukan pembelian ketika mendapatkan penawaran. itu artinya kalau pengunjung landing page mu ada 100 orang berarti hanya 3 orang yang langsung membeli.

Retargeting atau iklan berulang berfungsi untuk mengembalikan 97% sisanya, untuk mengunjungi website kita kembali. dengan harapan rasio pembeli yang awalnya hanya 3% bisa meningkat menjadi 10%, 20% dan seterusnya.

Beberapa Manfaat Landing Page Properti Untuk Penjualan

Landing Page Properti Bisa Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Ketika kita mendengar atau mendapatkan promosi suatu produk baru, lalu kemudian kita tertarik pada produk yang di tawarkan, tidak sedikit bukan di antara kita yang mencoba menncari informasinya di google?.

Dan tentu saja kepercayaan kita akan meningkat apabila produk yang di tawarkan memiliki landing page dalam bentuk website, terlebih apabila semua informasi yang kita butuhkan semua sudah di jelaskan dalam landing page.

Tentu kepercayaan dan keyakinan konsumen untuk membeli produk kita akan semakin kuat.

Landing Page Properti Dapat Memperkuat Branding

Apabila landing page mu memiliki alamat domain website seperti nama proyek yang kamu pasarkan, tentu ini bisa membuat brand atau “merk” mu semakin mudah di ingat oleh banyak orang.

apalagi membuat website di era industri 4.0 ini sudah bukan barang mewah, karena hanya dengan biaya 5.000.000 kita sudah bisa memiliki website yang bagus dan berkualitas.

Contoh yang paling mudah adalah Meikarta.

Saat Branding mu kuat, tidak mustahil suatu saat nanti masyarakat ketika mereka akan membeli produk kamu alih-alih menyebut nama produk yang mereka sebut adalah “merk” nya ingat kasus Aqua untuk air minum kemasan , Indomie untuk produk mi instan dan Sanyo ketika orang akan membeli pompa air?.

Landing Page Properti Bisa Di Gunakan Untuk Beriklan Di Sosial Media

Dengan memiliki landing page untuk mempromosikan properti, beriklan menjadi lebih mudah, karena ketika kita beriklan di sosial media kita bisa melihat semacam “laporan” atas performa iklan Kita.

Dan “laporan” ini hampir mustahil kita dapatkan apabila kita beriklan tidak menggunakan website.

Dalam “Laporan” itu kita bisa melihat sejauh mana performa iklan kita seperti berapa banyak iklan kita di lihat, seberapa banyak orang yang menghubungi whatsapp kita, serta berapa biaya iklan yang sudah kita keluarkan untuk 1000 tampilan dan lain sebagainya.

Iklan Retargeting Lebih Mudah Bila Memiliki Website

Ada Semacam “kode” yang di sediakan oleh para pemilik platform iklan seperti facebook, google ataupun tiktok, kode ini harus di masukkan ke dalam landing page kita.

di facebook dan tiktok mereka menyebut kode ini sebagai pixel dan google menyebutnya denganTag Manager.

tidak ada perbedaan antar keduanya, kegunaanya hanyalah untuk mengaktifkan kode berupa javascript ketika orang2 datang dan mengunjungi landing page kita.

Setelah kode ini terpasang pada landing page, ketika pengunjung melihat iklan kita, landing page ini meninggalkan “jejak” pada perangkat atau browser(Peramban) milik pengunjung, berupa cache atau cookies

Cache atau cookies yang tertinggal di gawai konsumen inilah yang kemudian bisa kita gunakan untuk iklan retargeting, atau menampilkan kembali iklan kita pada orang-orang yang telah mengunjungi website kita.

Dengan harapan mereka yang terus menerus kita sodorin, jejalin, tawarin atau apapun istilahnya, akhirnya kepo dan akhirnya menghubungi kita, untuk kemudian membuat janji survey dan melakukan booking.

Coba di ingat2 ketika kamu memutuskan untuk mencoba atau membeli produk baru, setelah yang keberapa kali setelah kamu melihat iklan produk tersebut? saya yakin pasti lebih dari 3X sebelum kita akhirnya kepo dan akhirnya memutuskan untuk membeli produk itu.

Itulah definisi atau gambaran singkat mengenai landing page properti. semoga kamu bisa menggunakan dan memanfaatkannya dengan optimal untuk meningkatkan penjualan properti kamu ya

Salam Komisi 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published.